5 Pilihan Mobil Listrik di Indonesia, Mau yang Mana?

mobil listrik indonesia

Keberadaan mobil listrik Indonesia bisa dikatakan sangat impresif. Beberapa pabrikan bahkan sudah merilis beberapa model andalannya untuk pasar Indonesia. Di saat yang sama, sebagian orang memilih menunggu pengawasan pemerintah.

Meski demikian, beberapa pabrikan tersebut sudah mengumumkan mobil yang akan menjadi juara di bidang kendaraan listrik. Selain itu, banyak insentif yang diberikan pemerintah untuk pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

Mobil listrik di Indonesia
Selama ini Indonesia memiliki beberapa mobil listrik yang siap mengaspal, atau bahkan sudah mengaspal. Segmen pasar ini juga berbeda, mulai dari mobil mewah dan MPV hingga kendaraan niaga.

Berikut 5 mobil listrik yang siap didistribusikan di Indonesia.

1. BMW i3s
Bisa dibilang mobil listrik ini merupakan mobil pertama yang dijual di Indonesia. Secara tampilan, BMW i3s memiliki desain pintu baris kedua yang unik. Pintu terbuka ke arah yang berlawanan, dan tidak ada pegangan yang terlihat di bodi.

Kabinnya bisa menampung 4 orang, termasuk pengemudi. BMW i3s secara khusus ditujukan untuk penggerak roda, mempercayakan teknologi BMW eDrive berupa motor listrik dengan transmisi otomatis percepatan tunggal. Dari segi performa, mampu menyemburkan torsi 270 Nm dan 184 hp dengan kecepatan maksimal 160 Kpj.

Jika digunakan untuk akselerasi, BMW i3s bisa berjalan diam selama 6,9 detik dengan kecepatan mencapai 100 Kpj. Konon miniatur mobil listrik ini juga mampu menempuh jarak 280 kilometer dalam posisi terisi penuh. Harga BMW i3s Rp 1,29 miliar (off-road).

 

2. Tesla Model 3
Siapa yang tidak kenal dengan mobil listrik Tesla. Mungkin inilah mobil listrik paling populer saat ini. Di Indonesia, Prestige Image Motorcars sebagai importir. Menurut catatan, tiga model Tesla sudah dibawa ke Indonesia, yakni Tesla Model S, Model X dan Model 3.

Tesla Model S dan Model X dibandrol dengan harga Rp 2 miliar. Sedangkan Tesla Model 3 terakhir yang masuk ke Indonesia dibanderol sekitar Rp1 miliar. Mobil listrik ini menawarkan tiga varian yaitu standar, jarak jauh dan performa.

Sedangkan untuk akselerasi, Tesla Model 3 mampu mencetak Kpj model Performance dalam 3,2 detik. Untuk model jarak jauh dan standar, catatan waktu masing-masing adalah 4,4 detik dan 5,3 detik.

Untuk jarak tempuh, varian standar mengklaim mampu menjangkau jarak sejauh 386 kilometer. Ini jauh lebih rendah daripada varian “jarak jauh” dan “performa”, yang memiliki daya jelajah hingga 499 kilometer.

 

3. Hyundai Ioniq
Secara tampilan, sebenarnya Hyundai Ion terlihat cukup sederhana, dan terlihat familiar dibandingkan dengan mobil setingkat sedan kebanyakan. Sementara dari segi tampilan, penggunaan gril abu-abu berhasil memberikan identitasnya sebagai mobil listrik.

Soal dapur pacu, performa yang diberikan oleh Hyundai Ionia sangat menjanjikan. Motor listrik tersebut mampu memberikan tenaga maksimal sekitar 100 kW atau 134 HP. Besarnya torsinya pun semakin menarik, mencapai 295 Nm.

Dapur pacu salah satu mobil listrik di Indonesia ini ditenagai oleh baterai lithium-ion polymer berkapasitas 38,3 kW. Hyundai mengklaim dalam kondisi cukup, mobil ini mampu menempuh jarak 373 kilometer.

Seolah ingin menjadi pionir mobil listrik terjangkau, Hyundai Motor pun membeberkan harga mobil listriknya kepada publik. Harga resmi Hyundai Ioniq bisa dikatakan cukup mengejutkan jika dibandingkan dengan kompetitor yang harganya di atas atau mendekati 1 miliar rupiah.

Bagaimana tidak, mobil ini ditawarkan dengan harga Rp569 juta off the road wilayah Jakarta.

 

4. DFSK Gelora E
Jika kebanyakan kendaraan listrik memiliki desain berwawasan ke depan, maka DFSK Gelora E benar-benar berbeda. Tampilan mobil ini sebenarnya berbentuk bujur sangkar atau disebut juga bujur sangkar. Jangan heran, karena mobil ini dirancang untuk menyasar segmen MPV atau kendaraan niaga. Di lintasan dapur pabrikan China membekali mobil listrik ini dengan motor listrik yang memiliki tenaga maksimal 60 kWh atau sekitar 80 HP / 9.000 rpm. Sedangkan untuk torsinya, DFSK Gelora E menjanjikan torsi maksimal 200 Nm.

Tenaga tersebut disalurkan ke roda melalui sistem transmisi tenaga otomatis, dan mode penggerak dan hemat energi dapat dipilih. Menurut hasil pengujian yang dilakukan DFSK, kendaraan listrik tersebut mampu menempuh jarak 300 kilometer dengan sekali pengisian.

DFSK menyebut dari sisi harga, harga mobil ini bisa berkisar antara Rp 469 juta hingga Rp 489 juta.

 

5. Nissan Leaf
Tesla mungkin bisa dikatakan paling populer. Namun, mobil listrik terlaris dimiliki oleh Nissan Leaf yang telah terjual lebih dari 430.000 unit di seluruh dunia. Pabrikan asal Jepang itu pun membenarkan bahwa mobil tersebut sudah ada di Indonesia sejak lama.

Nissan Leaf dikatakan mampu menempuh jarak 400 kilometer dalam kondisi terisi penuh. Dengan powertrain elektronik EM57 yang dilengkapi dengan baterai lithium-ion 40 kWh, Anda dapat mencapai jarak berkendara yang lebih jauh.

Motor listrik tersebut mampu menghasilkan tenaga 148 HP dan torsi 320 Nm pada putaran mesin 3.200 rpm. Nissan juga mengklaim Nissan Leaf bisa mencapai kecepatan 0-100 km / jam dalam waktu 7,9 detik.

Soal harga, Nissan mengungkapkan kerugian resminya tidak lebih dari Rp 1 miliar. Kabar terbaru bahkan menyebutkan nilai jual Nissan Leaf (NJKB) adalah 555 juta rupiah.

mobil listrik indonesia
Previous Post

No more post

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *